Pages

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 05 Januari 2012

Seven Second Summit yang Belum Tersentuh

Seven Second Summit yang Belum Tersentuh

KOMUNITAS BOCAH GUNUNG
Tercatat pada bulan Januari 2011, sudah ada 276 pendaki yang menuntaskan ekspedisi Seven Summit. Dan data ini akan terus berubah mengingat animo melakukan perjalanan kesana masih besar, termasuk kelompok-kelompok pencinta alam dari Indonesia yang semakin gencar menamatkan ketujuh puncak gunung tertinggi didunia.

Seiring banyaknya pendaki yang berhasrat menuntaskan Seven Summit di dunia, tahukah anda bahwa ada pula kegiatan serupa yang juga mendaki gunung-gunung tertinggi benua-benua di dunia? Kegiatan ini adalah Seven Second Summit. Dalam Seven Second Summit, kita diwajibkan untuk menamatkan puncak-puncak gunung yang tertinggi kedua di benuanya.
Namun, masih sangat sedikit orang-orang yang melirik kegiatan ini karena kalah populer dengan Seven Summit, namun sebenarnya banyak menawarkan sensasi petualangan alam yang lebih ekstrim. Terbukti sampai sekarang, belum ada yang berhasil memecahkan Seven Second Summit. Apa itu Second Summit Seven dan gunung apa saja yang termasuk di dalamnya?
Tidak jauh berbeda dengan Summit Seven yang merupakan puncak tertinggi di masing-masing benua, Second Seven Summit di dasarkan pada data gunung tertinggi kedua di benuanya.
Alpinism sekaligus penulis Jon Krakauer menulis dalam buku Into Thin Air bahwa hal itu akan menjadi tantangan besar untuk mendaki Seven Second Summit. Gunung-gunung yang masuk di dalamnya sebagai berikut:
  1. K2 8,611m [Asia - Pakistan, China]
Di Pegunungan K2 (8.611 m) para pendaki di tuntut memiliki keterampilan teknis yang lebih bagus daripada mendaki Everest (8.848 m), sementara ketinggian-faktor terkait seperti tipisnya atmosfer, angin kencang dan suhu rendah tetap sama.
  1. Ojos del Salado 6,893m [Amerika Selatan - Argentina, Chili]
Di Amerika Selatan Ojos del Salado melibatkan pertarungan singkat dengan medannya, sementara Aconcagua ‘hanya berjalan-jalan’.
  1. Logan 5,959m [Amerika Utara - Kanada]
Di Amerika Utara, beberapa sumber mempertimbangkan jika pendakian ke Gunung Logan lebih sulit daripada Denali, meskipun Summitpost (situs mendaki dan outdoor) menganggap Logan tidak lebih sulit daripada Denali, karena Logan tidak curam. 
  1. Dykh-Tau 5,205m [Eropa - Rusia]
Di Eropa, mendaki Gunung Dykh-Tau nyatanya jauh lebih sulit daripada mendaki Gunung Elbrus. 
  1. Kenya 5,199m [Afrika - Kenya]
Puncak Gunung Kenya (5.199 m) adalah memanjat batu, sementara Gunung Kilimanjaro (5895 m) dapat naik tanpa kesulitan teknis.
  1. Mount Tyree 4,852m [Antartika]
Di Antartika, gunung Vinson menyajikan sedikit kesulitan melampaui tantangan normal Antartika, yakni suhu yang super skstrim. Namun Gunung Tyree membutuhkan teknis pendakian yang lebih baik. Sejauh ini hanya 7 orang yang mampu mencapai puncaknya sejak gunung ini di temukan.
  1. Puncak Trikora 4,730 M [Indonesia]
Keduanya, baik Puncak Cartenz Pyramid dan Trikora memerlukan keterampilan panjat tebing yang sangat terampil untuk lokasi tertentu.
Dari beragam informasi diatas, adakah rekan-rekan pencinta alam di seluruh nusantara yang tertarik mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak-puncak tersebut? Semoga dimasa depan akan ada, dan pemuda-pemuda Indonsesia akan dikenal dunia internasional sebagai penakluk alam yang lihai!

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar